Bekasi – dalam salah satu upaya kontribusi perguruan tinggi kepada masyarkaat adalah pelaksanaan kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat, yang merupakan kegiatan dirancang oleh perguruan tinggi untuk membina masyarakat dalam melakukan suatu kegiatan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat untuk mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari Tri Dharma Pendidikan yang wajib dilakukan oleh institusi pendidikan dan tanpa mengharapkan balasan apapun juga dari masyarakat yang dibina.

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh LPPM STIE IGI adalah berjudul pengaruh komitmen terhadap efektivitas kinerja karyawan pada kaum difable di KCB Anggrek Bekasi. Adapun salah satu tujuan daripada program ini adalah untuk menyalurkan ilmu dari LPPM STIE IGI terhadap kaum difable yang mempunyai semangat dalam bekerja pada unit usaha kecil menengah yang bertempat di Bekasi.

Program Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IGI telah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 09 November 2020 mulai jam 10.00 siang sampai dengan selesai yang dibawakan oleh 5 (Lima) Narasumber terdiri dari 1. Dr. Charles B. Purba S.E., M.M. (STIE-IGI) , 2. Ir. H. M. Bascharul Asana, M.B.A  (Direktur Utama DT Peduli ) 3.  Drs. M. Ma’ruf (Perwakilan Camat Kecamatan ), 4. Ibu Yuli (Ketua Anggrek KCB), 5. Dr.KH.Abdul Jabar Majid,M.A (Ketua Yayasan ATTAQWA)

Adapun dari STIE-IGI didampingi juga oleh tiga staf pengajar yaitu atas nama Hendro Budiyanto, S.Pd., M.M., Erlinda Sinaga, S.Pd., M.B.A  dan Indira Tribhuwana T.D., S.E., M.M. dan  dari DT Peduli didampingi oleh 36 peserta dimana 18 Orang dari DT Peduli Cabang dan 8 Orang dari DT Peduli Pusat. Perwakilan dari camat Muara Gembong didampingi oleh 3 peserta. Serta dihadiri oleh peserta KCB Anggrek sebanyak 10 Peserta dan masyarakat sekitarnya.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan perbekalan pengetahuan, motivasi mengenai pentingnya memiliki komitmen dalam bekerja untuk karyawan difabel pada UMKM KCB Anggrek Bekasi guna untuk dapat memiliki produk yang berkualitas sehingga UMKM Anggrek KCB mampu berdaya saing tinggi dengan produk lainnya. Adapun Usaha Anggrek KCB tersebut diketuai oleh Ibu Yuli dengan 30 Anggota.

Baca juga: Asesmen Lapangan BAN-PT Secara Daring untuk Akreditasi Prodi Manajemen S1 STIE IG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here